Apa itu Mesin Belajar?

Apa itu Mesin Belajar

Mesin belajar adalah ilmu komputer dan didefinisikan pada tahun 1959 oleh Arthur Samuel sebagai berikut: “Mesin belajar memberi komputer kemampuan untuk belajar tanpa diprogram secara eksplisit”. Samuel melakukan penelitian awal ke bidang ini, yang berevolusi dari studi pengenalan pola dan teori pembelajaran komputasi.

Baca juga cara membuat sukses dari persimpangan pencarian

Pembelajaran mesin pada dasarnya mengeksplorasi konstruksi algoritma dan membuat prediksi berdasarkan data dan frekuensi statistik. Pembelajaran mesin telah digunakan di sejumlah aplikasi perangkat lunak sebelum Rank Brain, termasuk penyaringan email spam, ancaman jaringan dan deteksi penyusup dan pengenalan karakter optik (OCR). Sementara ini adalah bentuk kecerdasan buatan, itu bukan bentuk yang berfungsi tinggi.

Aturan asosiasi belajar

ARL (association rule learning) adalah metode pembelajaran mesin untuk menemukan hubungan antara variabel dalam database besar dengan menggunakan ukuran yang telah ditentukan sebelumnya. Ini sebelumnya telah digunakan oleh supermarket untuk menentukan perilaku pembeli konsumen, dan digunakan untuk menghasilkan kupon loyalitas dan metode penjangkauan terdidik lainnya. Misalnya, melalui kartu loyalitas / kartu loyalitas toko, sebuah toko dapat mengumpulkan data yang bila dianalisis dapat memprediksi pola dan perilaku pembelian.

ARL juga bisa digunakan untuk memprediksi asosiasi, misalnya jika pengguna membeli irisan keju dan bawang bombay, bisa diasumsikan mereka juga akan membeli daging burger. RankBrain menggunakan prinsip ini dalam memberikan hasil pencarian yang cerdas, terutama bila frasa bisa memiliki banyak makna.

Baca juga optimalkan teknik SEO dengan RankBrain

Contoh dari ini adalah istilah slang bahasa Inggris “dench”. Jika pengguna mencari dench dapat memiliki tiga arti; istilah slang, sebaris pakaian, atau aktris Judi Dench. Istilah ini juga bisa dikaitkan dengan individu, seperti atlet profesional Emmanuel Frimpong dan rapper Lethal Bizzle.

Karena kueri tersebut ambigu, pedoman evaluator kualitas pencarian Google menjelaskan bahwa mesin telusur akan menunjukkan variasi sebanyak yang dianggap mungkin untuk memuaskan maksud penelusuran pengguna sebaik mungkin.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*